logo blog

Kisah Malaikat Maut dengan Nabi Sulaiman

Ada seorang anak muda yang sedang berada di pengadilan Sulaiman A.S. Kemudian seorang pria lain masuk. Dan pria ini tidak lain adalah malaikat maut yang menyamar sebagai manusia. Malaikat maut terus-menerus menatap anak muda yang duduk di samping Sulaiman A.S. Tentu saja jika seseorang terus-menerus menatapmu, kau menjadi takut. Jadi anak muda itu sangat ketakutan.

Setelah beberapa saat, malaikat maut pergi, dan anak muda ini bertanya pada Sulaiman A.S. “Siapa orang itu? Dia melihatku bagaikan tak pernah melihat manusia lain sepanjang hidupnya.” Sulaiman A.S. memberitahunya bahwa itu adalah malaikat maut. Anak muda ini menjadi tambah ketakutan. Kemudian dia berkata “Ya Sulaiman, dari caranya menatapku, tentu saja dia ingin mengambil nyawaku. Jadi lakukanlah sesuatu.” Sulaiman A.S. berkata “Apa yang kau inginkan? Jika waktumu sudah tiba, maka aku tidak dapat melakukan apapun.” Dia berkata padanya “Ya Sulaiman, kau menguasai angin, perintahkan angin untuk membawaku ke India.”

Jarak antara pengadilan Sulaiman A.S. dengan India sangat jauh. Sulaiman A.S. berada di Yerusalem dan anak muda itu menyuruhnya untuk membawanya ke India. Jadi Sulaiman A.S. mengabulkan permohonannya, dia memerintahkan angin untuk membawa anak muda ini ke India. Seiring dia mendarat di India, apa yang dia temukan? Dia menemukan malaikat maut berdiri di hadapannya, dan malaikat maut mengambil nyawanya.

Pada saat berikutnya, ketika malaikat maut mengunjungi Sulaiman A.S., Sulaiman bertanya padanya “Kenapa kau terus menatap anak muda itu?” Malaikat maut berkata “Allah memerintahkanku untuk mengambil nyawanya di India, sementara dia sedang duduk di sebelahmu. Bagaimana mungkin dia sampai ke India? Tapi orang ini secara sukarela pergi ke India, dan aku ada disana untuk mengambil nyawanya.

Allahu Akbar. Hanya Allah yang tahu kapan kau akan mati. Kematian pasti akan menangkapmu. Dan kemudian kau akan kembali kepada Allah

Ayo Subscribe ke YouTube Channel Lampu Islam: youtube.com/arceuszeldfer
Ayo Like Facebook Page-nya: Lampu Islam


Baca juga artikel-artikel lainnya: