logo blog

Perang Akhir Zaman | Al-Malhamah Kubra



Pada tulisan kali ini, kita akan membahas salah satu tanda hari kiamat yaitu Al-Malhamah. Al-Malhamah adalah serangkaian perang yang berlarut larut. Orang-orang sering menyebut perang ini sebagai perang Armageddon. Sebuah konflik yang berlangsung selama bertahun-tahun. Al-Malhamah adalah perang yang meliputi seluruh dunia. Al-Malhamah terdiri dari perang-perang kecil. Dan Rasulullah SAW bersabda, bahwa Al-Malhamah adalah perang antara umat muslim dan kaum Romawi.

Siapakah yang dimaksud dengan kaum Romawi? Pada masa Rasulullah S.A.W., kata "Romawi" mengacu pada suatu bangsa. Romawi adalah orang-orang Eropa pada masa itu. Oleh karena itu, nama "Romawi" merupakan Eropa dan para sekutunya (Amerika utara dan Australia). Rasulullah SAW bersabda bahwa akan ada konflik berkepanjangan antara umat muslim dan "Romawi" yang disebut dengan Al-Malhamah. Dan dalam rangkaian peperangan tersebut, akan muncul Imam Mahdi, Isa bin Maryam AS akan turun dari langit, serta Dajjal akan muncul di dunia ini.

Dan subhanallah, akhir-akhir ini terlihat Kaum barat sedang mengatur diri untuk memainkan peran dan bersiap untuk menyambut datangnya Al-Malhamah, selagi umat muslim sedang tertidur dan di bohongi oleh semua dialog tentang kedamaian.

Kaum Eropa menerima Keristenan yang rusak. Jadi kaum Eropa tidak pernah mempercayai Agama nabi Isa AS yang sebenarnya. Mereka mengikuti kaum pagan dan mengikuti versi Kekristenan yang salah, yang berarti kaum Eropa telah lama sekali hidup dalam kegelapan. Jauh dari cahaya Allah, tidak seperti umat Kristen Timur yang pada saat itu menjadi pengikut nabi Isa AS yang sejati.

Dan itulah keadaan umat Kristen Arab dan keadaan umat Kristen Timur. Mereka sangat rukun,
meskipun mereka telah mengenalkan konsep Trinitas dan segala bentuk kesesatannya pada kepercayaan mereka.

Tetapi kaum Eropa telah merencanakan untuk mengubah agama Kristen dan mereka mendapat penghargaan. Agama mereka adalah agama yang paling banyak menumpahkan darah dalam sejarah umat manusia. Dan berbicara mengenai fakta, berapa banyak umat islam yang dibunuh demi nama Kekristenan selama perang salib? Ada sekitar jutaan orang yang kehilangan nyawa karena perang agama di antara orang-orang Eropa.

Kemudian orang orang Eropa berhasil melakukan genosida. Mereka membantai masyarakat di Amerika utara, Amerika selatan, dan Australia. Orang orang Aborigin dan penduduk asli Amerika yang kini tersisa merupakan kaum minoritas.

Jadi mereka golongan yang mengikuti langkah langkah setan. Setan mencari orang-orang yang terbaik untuk membantu pekerjaan mereka dalam memerangi Islam.

Rasulullah S.A.W. dalam hadist menyebutkan bahwa ini adalah rangkaian dari perang yang berlarut larut, yang akan dimulai ketika umat muslim sedang dalam keadaan sangat lemah, hingga pada akhirnya umat muslim akan memimpin dunia. Dan ini akan menjadi masa fitan (carut marut) terbesar, tetapi juga akan menjadi masa penuh berkah, karena saat itulah Imam Mahdi dan nabi Isa akan muncul. Dan saat itu Dajjal juga datang.

Dan Dalam hadist Sahih Muslim, Rasulullah SAW bersabda : "Romawi" akan menyerangmu hingga mereka berkemah di Al-A’maq, di Syam." Jadi pasukan dari Madinah akan menghadang mereka dan Rasulullah SAW bersabda : "mereka adalah umat yang terbaik pada saat itu." Kemudian "Romawi" meminta umat muslim untuk menyerahkan orang-orang Romawi yang menjadi muallaf. Tetapi umat muslim tidak mau menyerahkan mereka, karena orang-orang Romawi yang muallaf itu sudah menjadi saudara kita dalam Islam.

Akhirnya mereka berperang, sepertiga dari pasukan umat muslim lari ketakutan. Rasulullah SAW bersabda:

Allah tidak akan pernah menerima taubat mereka. Sepertiga pasukan lagi akan terbunuh dan mereka adalah syuhada terbaik di mata Allah, dan sepertiga terakhir akan memperoleh kemenangan. Golongan sepertiga yang akan menang ini, tidak ada fitnah yang akan merubah mereka, dan mereka akan terus menaklukkan Konstantinopel.”

Konstantinopel adalah Istanbul. Sehingga ada 2 kali penaklukkan Istanbul. Penaklukkan pertama terjadi pada masa Muhammad Al-Fatih. Dan nanti akan ada penaklukkan kedua. Dengan kata lain, seluruh wilayah Islam akan jatuh kepada "Romawi" sampai ke Syam. Lalu umat muslim menaklukkan Konstantinopel dan ketika mereka membagi rampasan perang, mereka akan mendengar sebuah suara yang mengatakan bahwa Messiah palsu telah datang, jadi mereka segera kembali ke Syam untuk membuktikan kebenaran kabar itu. Tetapi kemudian Isa bin Maryan A.S. akan turun dan pada saat itulah Dajjal akan muncul. Kemudian Nabi Isa akan membunuhnya. (Kitab Sahih Muslim 41,hadis nomor 6924. Kekacauan dan tanda tanda kiamat, bab : Tentang Penaklukkan Konstantinopel dan Kemunculan Dajjal serta Turunnya Isa bin Maryam A.S.)

Ada hadist lainnya yang juga menceritakan demikian, dimana Rasulullah S.A.W. bersabda:

Akan tiba waktunya ketika Iraq akan diserang dan dikepung, sedangkan mereka tidak mengizinkan makanan ataupun uang masuk ke dalamnya (ke dalam Iraq).”

Lalu para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW tentang siapa yang akan menyerang Iraq. Rasulullah SAW menjawab Al-Ajam yang akan menyerangnya. Al-Ajam mengacu kepada orang-orang non-Muslim dan juga non-Arab. Ini berarti sebuah embargo yang akan muncul karena orang-orang non-Arab. Dan Rasulullah S.A.W. bersabda:

“Dan kemudian Ash-Syam (Syria, Yordan, Palestina, dan Lebanon. Jantung Ash-Syam adalah Jerussalem, Palestina) akan dikepung yang menyebabkan makanan dan uang tidak bisa masuk ke dalamnya. Dan akan ada khalifah dari umatku yang akan mengeluarkan uangnya tanpa menghitung-hitungnya." Lalu para sahabat bertanya tentang siapa yang akan mengepung mereka? Dan Rasulullah S.A.W. bersabda: Ar- Ruum (Romawi).

Mengapa saya menyebutkan hadis ini ketika merujuk pada Ar-Ruum? Pertama-tama, Iraq pernah diembargo. Dan embargo itu ditetapkan PBB. Tetapi kemudian Rasulullah S.A.W. bersabda: “Penyerangan lainnya akan terjadi di Ash-Syam yang dilakukan oleh Romawi." Ada beberapa ulama yang berpendapat kejadian di Iraq merupakan permulaan dari Al-Malhamah Karena dia dimulai dari embargo Iraq, dan kemudian bergerak ke Ash-Syam, dan lanjut kepada rangkaian pertempuran yang disebut “Al-Malhamah.”

Meski begitu, apa yang terjadi di Iraq, Palestina, Syria, Myanmar, dan Bangladesh seharusnya menjadi perhatian bagi seluruh umat Muslim. Ini adalah masa sulit umat Islam. Setiap generasi pasti melewati bencana, tetapi terkadang kalian hanya sebagai penonton dan orang lain yang memainkan perannya. Buyut kita menyaksikan perang dunia pertama, tetapi mereka bukanlah pemain kunci. Mereka duduk di kursi penonton dan menyaksikan perang dunia berlangsung. Dan kemudian perang dunia kedua terjadi. Umat muslim pada waktu itu tidak terlibat langsung dengan perang itu. Tapi sekarang kita memasuki babak di mana umat muslim adalah pemain kunci. Sekarang mereka berdiri di baris depan.

Oleh karena itu, apapun kejadian yang terjadi di masa depan akan mempengaruhi kita secara langsung. Dan pusat dari semua kejadian adalah tanah umat Muslim.

Pada tahun 1960-an, sangat jarang ada berita tentang umat Muslim. Tapi sekarang, mereka sering menjelek-jelekkan umat Islam lewat berita. Jadi kalian sekarang adalah pusat dari peristiwa. Sekarang umat muslim menuju pada babak yang paling kritis dalam sejarah. Sebuah babak yang akan membawa kita ke zaman keemasan umat muslim yang kedua. Tentunya kalian pasti ingin menjadi kontributor bagi Islam dan bukan duduk di tempat penonton.

Mengapa begitu? Yang membuat sahabat Rasulullah S.A.W. jadi istimewa adalah merekalah yang membangun Islam. Para Tabi'in datang dan segalanya telah siap untuk mereka. Sehingga para At-Tabi'in mampu mendedikasikan hidup mereka untuk belajar dan mengajar. Tapi para sahabat Rasulullah tidak mempunyai kemewahan itu. Sahabat Rasulullah berperang, mereka terus-menerus menemui kesukaran dalam menegakkan Islam. Mereka adalah kaum minoritas yang melawan arus, sehingga para Tabi'in tinggal menikmati hasilnya. Para sahabat Rasulullah melawan seluruh dunia, bahkan sebagian dari mereka takut untuk keluar rumah selama perang Khandaq. 

Tapi apa yang telah dibangun oleh para sahabat Rasulullah telah dibongkar, jadi ada kesempatan bagi generasi lainnya untuk membangunnya kembali. Dengan begitu kalian memiliki kesempatan untuk menjadi generasi yang paling mirip seperti para sahabat R.A.

Rasulullah SAW bersabda dalam musnad Imam Ahmad Yang berbunyi :

”Pasukan sebanyak dua belas ribu orang akan berangkat dari Adn-Abyan di Yaman. mereka adalah orang-orang yang terbaik, di antara aku dan kalian."
(hadis #(1/333) & at-Tabarani al-Mu’jamal Kabir(11029))

Jadi setelah berabad-abad masa Islam, mereka akan menjadi yang terbaik kedua setelah para sahabat R.A. Sehingga kalian bisa melihat bahwa generasi ini akan menjadi generasi yang istimewa. Mereka akan menjadi umat yang terbaik, karena Rasulullah S.A.W. bersabda:

“Umatku seperti hujan, kamu tidak akan tahu di mana sekumpulan besar dari mereka berada, apakah ada di awal atau di akhir.”
(sanad imam Ahmad (3/130),dan imam Tirmidhi (no.2873), imam Ahmad (4/319))

Inilah umat yang dimulai dari Muhammad S.A.W. dan di akhiri dengan Isa A.S. Jadi kalian berkesempatan untuk berpartisipasi dan juga siapkan anak-anak kalian. Jika kalian atau generasi setelah kalian akan menjadi bagian dari tahun-tahun keemasan Islam, maka kalian harus terlibat di dalamnya. Kalian tidak ingin berada di kursi penonton. Oleh karena itu sangat penting bagi umat Muslim zaman sekarang, khususnya bagi para pemuda, untuk menyiapkan diri demi masa depan. Bersiaplah untuk pengorbanan apapun yang diminta Allah.

Ini adalah era yang unik, dan generasi ini atau generasi sesudahnya yang akan berpartisipasi dalam peristiwa besar ini. Akan ada banyak ‘Ajr (ganjaran dari Allah) bagi siapapun yang menyerahkan jiwa dan raganya. Pikirkan tentang betapa menyesalnya para sahabat Rasulullah yang terlambat menjadi muslim dan mereka tidak bergabung lebih awal. Mereka berharap mereka menjadi muslim jauh-jauh hari sebelumnya.

Dan yang kalian butuhkan pada hari hari itu adalah 2 elemen:

Elemen pertama adalah ketabahan. Kalian harus tegar seperti gunung. Iman kalian harus kuat dengan akar yang menghujam dalam. Karena fitan sangat besar setimpal dengan ganjarannya yang juga besar. Ini seperti dalam bisnis. Bisnis yang sangat menguntungkan biasanya adalah bisnis yang sangat berisiko. Jadi ada peluang untuk menghasilkan banyak uang, tetapi di satu sisi juga ada kesempatan kehilangan banyak uang. Jadi jika kalian bisa menghasilkan banyak ‘Ajr tetapi kalian membuat sebuah kesalahan, bisa jadi kesalahan tersebut berakibat fatal.

Elemen kedua adalah tadzkiyah (keinginan untuk berkorban). Kalian harus siap untuk mengorbankan apapun, bisa jadi nyawa kalian, waktu kalian, uang kalian, keluarga kalian. Kalian tidak tahu apa yang akan terjadi karena pada masa itu karena ada orang yang beriman di pagi hari namun menjadi kafir di malam hari.

Jadi jangan berpangku tangan. Kalian harus mempunyai kemauan untuk mengorbankan apapun yang Allah inginkan dari kalian. Pikirkan diri kalian sebagai pekerja yang ikhlas karena Allah. Kalian melakukan pekerjaan dan serahkan hasilnya pada Allah.

Jadi yang akan kalian butuhkan pada hari itu adalah cahaya untuk menuntun kalian dalam kegelapan.

Rasulullah S.A.W. bersabda:

Perang yang yang sengit dan dahsyat.”
(Kitab Al-Fitan wa Al-Malahim, Sunan Abu Daud, buku 35: nomor 4246).

Rasulullah S.A.W. menggambarkan fitan sebagai sisi gelap dari malam. Jadi fitan sangat gelap sampai-sampai kalian tidak bisa melihatnya. Bagaimana kalian bisa berjalan menelusurinya? Kalian harus memiliki cahaya hati untuk menuntun kalian. Dan cahaya hati dibangun oleh iman mulai dari sekarang, karena akan ada banyak tipu muslihat, itulah yang disebut fitnah. Ketika fitnah datang, maka semuanya akan sangat gelap. Ketika ia telah hilang, maka semuanya menjadi jelas kembali.

Sekarang kita berbicara tentang persiapan menghadapi fitnah. Saya beri contoh, berpuasa. Kalian harus sahur sebelum subuh dan ketika muadzin mengumandangkan adzan, maka selesai sudah. Pada masa fitan ini, jika kalian belum memiliki iman, maka kalian tidak bisa membangunnya saat itu. Sudah terlambat untuk menumbuhkannya saat itu. Jadi santap sahurmu sekarang, jangan tunggu sampai besok.

Tanda berikutnya yang berkaitan dengan Al-Malhamah adalah qitaluul yahud, pertempuran antara umat Muslim melawan para yahudi yang merupakan pendirian negara Israel. Rasulullah S.A.W. bersabda:

“Yaitu, kamu akan berperang dengan al-Yahud. Kamu akan datang dari sisi timur sungai Yordania dan mereka akan datang dari sisi barat sungai Yordania.”
(al-Haythami Majma’ al-Zawa’id Vol.7,& Ibn Hajar al=Asqalani)

Dan hadist ini sulit dipahami para sahabat karena al-Yahud tidak setangguh sekarang pada waktu itu, ditambah umat Muslim tidak berada di sisi timur sungai Yordania pada saat itu. Perawi hadist ini mengatakan: "Dan saya bahkan tidak tahu di mana sungai Yordania berada.”

Rasulullah S.A.W. bersabda bahwa "Disinilah kamu akan bertempur." Dan itulah kabar baiknya, yang berarti Insya Allah Israel tidak akan meluas melebihi sekarang. Berarti batasnya pada hari ini adalah batas terjauh yang akan didapat Israel karena sekarang sudah mencapai sungai Yordania, dan itu yang akan menjadi garis pertempuran. Dan hasil perang ini adalah An-Nasril Mu’miniin (pertolongan bagi umat muslim). Orang-orang beriman akan menang. Dan alam pun akan ikut berpartisipasi dalam pertempuran ini. Bebatuan dan pepohonan akan berkata pada umat Muslim “Di belakangku ada seorang Yahudi, cepat kemari dan bunuhlah dia. Bebatuan dan pohon pun mengetahui bahwa kalian adalah muslim. Mereka mendeteksi keimanan umat muslim, oleh karena itu sebagian pertempuran yang berperang di bawah panji selain Laa ilaaha illallaah tidaklah berguna. Dan itulah identitas kalian sebagai muslim. Itulah ketika umat Muslim akan menang.

Ayo Subscribe ke YouTube Channel Lampu Islam: youtube.com/arceuszeldfer
Ayo Like Facebook Page-nya: Lampu Islam

Baca juga artikel lainnya: Mukjizat-mukjizat Nabi Muhammad S.A.W.