logo blog

Inilah Satu Hal yang Akan Membuat Seseorang Dikenang


Assalammu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Silahkan terlebih dahulu menonton dan menikmati kedua video di bawah ini (apabila videonya tidak keluar, mohon tunggu beberapa saat, karena bisa jadi videonya sedang loading):

An Unusual Hero: Seorang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa



Giving: Memberi dengan Ketulusan Hati



Sikap dan sifat gemar berbagi kebaikan dan manfaat, sikap dan sifat yang senantiasa peduli dengan lingkungan yang ada, semakin lama semakin sulit kita temukan dalam kehidupan bermasyarakat. Masih ada dan masih banyak manusia dengan sikap dan sifat seperti itu, namun jumlahnya semakin tergerus perubahan zaman yang memunculkan banyaknya pribadi-pribadi yang individualistis, kurang peduli dengan sesama, pribadi egois.

Manusia terlahir dalam keadaan putih bersih. Seiring pertumbuhannya, dari kecil hingga beranjak dewasa dan seterusnya, masing-masing manusia punya potensi menjadi orang baik dan juga orang tidak baik. Video di atas merupakan contoh ketika seorang manusia memilih opsi untuk berusaha menjadi orang yang baik dan bermanfaat bagi orang lain, bahkan bagi hewan dan tumbuhan sekalipun. Kebaikan yang dilakukan dengan ketulusan hati terhadap orang lain, niscaya akan membawa kebaikan pula kepada pelakunya, minimal akan mendatangkan perasaan yang bahagia saat kita melakukannya. Saat berbagi kebaikan dan manfaat membuat perasaan kita bahagia, maka hidup kita akan semakin lebih baik. Dan percayalah sekecil apapun kebaikan yang kita perbuat di alam semesta ini, baik terhadap manusia, hewan, tumbuhan dan lingkungan yang ada, Allah Subhanahu wa Ta'ala pasti akan membalasnya dengan berbagai kebaikan di dunia maupun di akhirat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

"Barangsiapa yang beramal kebaikan walau seberat biji dzarroh pun niscaya dia akan melihat balasannya, dan barangsiapa yang mengerjakan keburukan seberat dzarah pun, niscaya dia akan melihat balasannya pula” (QS. Al-Zalzalah: 7-8)

Seseorang akan gemar melakukan kebaikan, gemar berbagi dan memberi manfaat bagi orang lain, apabila ia memiliki hati yang baik dan sikap taqwa. Saya pernah bertanya kepada salah satu ustadz, seperti ini: "Ustadz.. jika saya masih memendam cita-cita untuk menjadi orang yang kaya raya, bagaimana pendapat ustadz tentang cita-cita saya ini?". Ustadz pun menjawab: "Masya Allah, bagus sekali cita-cita kamu. Namun ingat, seorang yang kaya hendaknya dia memiliki sebuah bekal utama yaitu taqwa. Dengan ketaqwaan kepada Allah 'Azza wa Jalla, maka kekayaannya akan mendatangkan kebaikan baginya. Namun jika kaya saja tanpa disertai taqwa, naudzubillah min dzalik, kekayaan yang ada akan menjatuhkannya dalam azab yang perih. Ketika seseorang memiliki ketaqwaan, dalam kondisi miskin, sederhana, berkecukupan, ataupun kaya raya akan memberikannya kebaikan, bahkan bukan hanya untuk dirinya sendiri namun juga untuk orang lain. Jika kamu kelak kaya raya namun dengan berbekal taqwa, ketika tetanggamu sakit, kamu akan antarkan ke rumah sakit atau dokter dengan mobilmu, ketika ada tetanggamu yang fakir, kamu akan santuni dengan sebagaian rezeki yang Allah titipkan, ketika ada anak yatim piatu, kamu akan menyantuni dan menyayanginya dengan baik, ketika ada tetanggamu yang sakit, kamu akan menjenguk dan mendoakannya, dan berbagai kebaikan yang lainnya."

Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda, yang artinya: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain." (HR. Ahmad, Thabrani. Hadits shahih.)

Kebaikan apa yang sudah kita perbuat hari ini bagi orang lain? Berbagilah kebaikan dengan sesama, minimal dengan senyum yang ramah dan penuh keikhlasan. Seperti yang ada pada video di atas, banyak cara yang dapat kita lakukan untuk berbuat baik. Jangan lupa berbuat kebaikan pula ketika kita sedang berada di jejaring sosial! Buatlah status yang bermanfaat jika bisa, tulislah komentar-komentar yang bermanfaat dan membawa nilai-nilai positif. Jangan sampai menjadi manusia tercela dengan gemar membuat status-status kemaksiatan seperti konten-konten porno, membuat komentar-komentar berbau pelecehan SARA yang menyakiti orang atau pihak lain, dan hal-hal buruk yang semisalnya. Ketika kita menyebarkan kebaikan, maka pahala yang melimpah akan tercurahkan kepada kita dari sekian banyak orang yang mengambil kebaikan tersebut, terlebih jika orang-orang tersebut menyebarkan kebaikan yang bersumber dari kita , maka akan bertambah lagi pahala kita. Sebaliknya, ketika kita menyebarkan maksiat dan dosa, maka akan berlipat-lipat pula lah dosa yang harus kita tanggung atas kemudharatan yang kita sebarkan.

MISKIN HARTA BISA BERJUANG, ASAL JANGAN SAMPAI MISKIN HATI! HIDUP KITA HANYA SEKALI, JADIKAN HIDUP LEBIH BERARTI!

Sumber: kaskus

YouTube channel: youtube.com/ArceusZeldfer
Facebook page: facebook.com/LampuIslam