logo blog

Malaikat Pencatat Amal Perbuatan Manusia


Malaikat Raqib dan Atid merupakan dua di antara sepuluh malaikat yang harus diketahui dan diimani keberadaannya. Kedua malaikat ini bertugas sebagai pencatat seluruh amal perbuatan manusia. Malaikat Raqib bertugas sebagai pencatat perbuatan baik, sedangkan malaikat Atid bertugas sebagai pencatat seluruh perbuatan buruk.

Dalam berbagai keterangan disebutkan, bahwa setiap manusia didampingi oleh dua malaikat sekaligus. Malaikat pertama berada di sebelah kanan dengan tugas mencatat kebaikan seseorang. Pada saat menjalankan tugas ini, ia tidak membeda-bedakan orang, seluruh amal baik yang secara lahiriah dilakukan akan dengan cepat dicatatnya. Bahkan ketika amal baik itu baru dipikirkan seorang hamba dan belum benar-benar dilakukannya, malaikat pun langsung mencatatnya. Sedangkan malaikat kedua berada di sebelah kiri dengan tugas mencatat perbuatan buruk seseorang. Berbeda dengan tugas malaikat pertama yang spontan mencatat kebaikan, ia justru masih menunggu dan menyaksikan orang tersebut. Jadi, perbuatan buruk tidak serta-merta dicatat. Apabila seorang hamba terbukti melakukan perbuatan buruk, barulah malaikat mencatatnya. Inilah keagungan dan kemurahan dari Allah.

Posisi keduanya tidak tetap, namun senantiasa berpindah-pindah. Jika orang yang didampingi dalam keadaan duduk, maka yang satu berada di sebelah kanannya, sedangkan yang lain berada di kirinya. Jika yang didampingi sedang berjalan, maka yang satu berada di belakang, dan yang lain berada di depan. Kalau orang yang didampingi sedang tidur, maka yang satu berada di dekat kepala, sedangkan yang lain berada di dekat kedua kakinya.

Bahkan dalam sebagian riwayat dikatakan bahwa setiap manusia memiliki lima malaikat sekaligus yang ditugaskan untuk mendampingi seluruh gerak-gerik manusia. Dua malaikat bertugas di siang hari, sedangkan dua yang lainnya ketika malam. Sedangkan yang satu lagi bertugas menemani seluruh gerak-gerik manusia dan tidak pernah tergantikan sesaat pun. Hal ini dipertegas oleh firman Allah:

Bagi manusia itu ada para malaikat yang senantiasa mengikutinya bergiliran, yang berada di depannya dan di belakangnya, mereka itu menjaganya atas perintah Allah.” (Qs. Ar-Ra’d: 11)

Disebutkan bahwa yang akan menjadi saksi di hari kiamat atas amal-amal / perbuatan-perbuatan manusia ada tujuh:

Pertama, malaikat sebagaimana firman Allah:

Dan para malaikat pun memberi kesaksian.” (Qs. An-Nisa’: 166)

Yang kedua adalah bumi. Hal ini sebagaimana firman-Nya:

Dan manusia bertanya: “Mengapa bumi jadi begini.” Pada hari itu bumi menceritakan beritanya.” (Qs. Al-Zalzalah: 3-4)

Ketiga, waktu. Keempat, lidah manusia. Seperti penegasan Allah:

Pada hari dimana lidah-lidah mereka memberi kesaksian.(Qs. An-Nur: 24)

Kelima, anggota tubuh manusia, sebagaimana firman Alah:

Pada hari ini kami tutup/kunci mulut mereka, dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang mereka usahakan.” (Qs. Yasin: 65)

Keenam, dua malaikat pencatat, sebagaimana firman Allah: