logo blog

Siksa Neraka yang Paling Ringan Membuat Seseorang Lupa Ingatan


Neraka merupakan hukuman yang amat pedih, dengan berbagai macam siksanya, yang tidak bisa dielakkan oleh para penghuninya walaupun dibayar dengan harga paling mahal dari apa yang mereka miliki.

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati dalam keadaan kafir, tidaklah akan diterima dari seorang pun di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun ia menebus diri dengan emas (sebanyak) itu. Bagi mereka siksa yang pedih dan mereka tidak memperoleh penolong.” (Qs. Ali imran[3]: 91)

Sesungguhnya orang-orang kafir, sekiranya mereka mempunyai apa yang di bumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu pula untuk menebus diri mereka dengan itu dari azab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh azab yang pedih.” (Qs. Al-Maidah[5]: 36)

Muslim meriwayatkan dari Anas ibn Malik bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Salah satu penduduk neraka yang hanya mengutamakann kesenangan hidup di dunia ini akan dilemparkan ke dalam neraka. Kemudian ia akan ditanya, ‘Hai anak Adam, pernahkah kamu melihat sesuatu yang baik? Pernahkah kamu menikmati kesenangan?’ Ia berkata, ‘Tidak, demi Allah subhanahu wa ta’ala, ya Tuhan.’” [1]

Dalam waktu sekejap saja, orang-orang kafir akan melupakan semua kesenangan dan kenikmatan yang mereka rasakan di dunia. Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Anas ibn Malik bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

“Pada hari kiamat nanti, Allah subhanahu wa ta’ala akan berfirman kepada salah seorang yang hukumannya di neraka paling ringan, “Jika kamu telah menikmati apa saja yang kamu inginkan di bumi, apakah kamu mau melepaskannya untuk menyelamatkan dirimu?” Ia menjawab, “Ya.” Allah subhanahu wa ta’ala berkata, “Apa yang Aku inginkan dari kamu tidaklah sebanyak itu: ketika kamu masih menjadi bagian dari anak keturunan Adam, Aku memerintahkan kamu untuk tidak mempersekutukan sesuatu dengan Aku, tetapi kamu tetap saja melakukannya.”  [2]

Azab neraka yang mengerikan dan sangat pedih itu akan membuat seseorang hilang ingatan, sehingga ia bersedia melepaskan apa saja yang menjadi miliknya yang sangat berharga agar bisa bebas dari azab tersebut, tetapi hal tersebut tidak akan penah dapat dilakukannya, sebagaimana firman Allah berikut ini:

Orang kafir menginginkan dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya, serta istrinya, dan saudaranya, dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia), dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya. Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolka, yang mengelupaskan kulit kepala.(Qs. Al-Ma’arij[70]: 11-16)

Hukuman yang mengerikan dan menakutkan di neraka akan membuat orang-orang kafir terus-menerus tersiksa dalam kehidupannya di neraka.


[1] Diriwayatkan oleh Muslim; Misykat al-Mashabih, III, hal. 102
[2] Diriwayatkan oleh Bukhari. Lihat, Fath al-Bari, XI, hal. 416. Lihat juga Misykat al-Mashabih, III, hal. 102.