logo blog

Apakah Al-Qur'an Melarang Penggunaan Senjata Nuklir? Dr. Zakir Naik Menjawab


Pada saat Dr. Zakir Naik berceramah di Jepang tanggal 8 November 2015 yang lalu, ada sebuah pertanyaan unik yang diajukan oleh seorang guru asal Jepang bernama Hayakawa. Sang guru bertanya apakah Allah pernah berfirman dalam Al-Qur’an tentang larangan penggunaan senjata nuklir. Lampu Islam pun sudah mengupload video pertanyaan guru Jepang beserta tanggapan Dr. Zakir Naik tentang hal ini di YouTube. Untuk teman-teman yang ingin menonton videonya, bisa dengan mengklik link berikut: Jawaban Lucu Dr. Zakir Naik Pada Guru Jepang. Berikut ini transkrip diskusi antara Dr. Zakir Naik dengan guru Jepang tersebut:


Hayakawa: Terima kasih. Namaku Hayakawa, seorang guru. Aku bukan Muslim, tapi aku merasakan banyak simpati terhadap Islam. Aku ingin bertanya padamu satu hal. Sekarang ilmu sains telah maju dengan pesat dan negara-negara adikuasa di dunia memiliki senjata nuklir. Senjata ini sangat berbahaya dan dapat membunuh begitu banyak manusia secara massal. Telah banyak negara yang berunding tentang masalah ini namun tidak ada yang sepakat untuk berhenti menggunakannya. Pertanyaanku adalah, apakah ada larangan untuk menggunakan senjata nuklir dalam Quran atau hadits?

Dr. Zakir: Yang pertama, negara-negara yang melarang negara lain agar jangan ada senjata nuklir adalah negara-negara adikuasa. Mereka sendiri membuat senjata nuklir, namun malah melarang negara lain agar jangan membuat senjata nuklir. Jadi hal pertama yang harus mereka lakukan adalah menghancurkan senjata mereka dahulu barulah meminta negara lain agar jangan membuatnya. Ini adalah kemunafikan negara-negara adikuasa seperti Amerika dan sekutunya! Mereka membuat senjata nuklir tapi memberitahu yang lain agar jangan membuatnya. Ini adalah standar ganda! Jika mereka benar-benar tidak ingin ada negara yang punya senjata nuklir, semua negara yang punya senjata nuklir harus menghancurkan senjata nuklir mereka, barulah kita berunding bersama. Alasan mereka sendiri punya senjata nuklir namun melarang negara lain adalah agar mereka dapat membully negara lain. Ini adalah standar ganda.

Dan serangan teroris terbesar sepanjang sejarah manusia adalah pada Hiroshima di Jepang tanggal 6 Agustus 1945, dimana lebih dari 350.000 manusia terkena dampaknya. Ratusan ribu manusia meninggal dalam hitungan menit. Inilah serangan terburuk di sepanjang sejarah umat manusia, dan menurutku ini adalah salah satu serangan teroris terbesar. Dan siapa yang melakukannya? Ini dilakukan Amerika Serikat. Amerika tidak berperang demi memperjuangkan kedamaian, melainkan memerangi kedamaian.

Berkenaan pertanyaanmu tentang apakah ada larangan penggunaan senjata nuklir dalam Quran, dalam surat Hadid dijelaskan bahwa besi digunakan untuk menciptakan senjata perang. Ini bisa digunakan untuk kebaikan atau keburukan. Tujuan baiknya adalah menjaga perdamaian, dan tujuan buruknya adalah membunuh orang lain.  Sebagai aturan dasarnya, Quran berfirman dalam surat Ma’idah[5]: 32,

Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (Qs. Al-Ma’idah[5]: 32)

Jangankan senjata nuklir, aturan ini berlaku untuk senjata apapun. Jika kau membunuh satu saja manusia tak bersalah, baik itu Muslim atau non-Muslim, maka seakan-akan kau telah membunuh seluruh manusia di muka bumi. Dan jika kau menyelamatkan nyawa seorang manusia, maka seakan-akan kau telah menyelamatkan seluruh manusia di muka bumi.

Saudara, apakah kau telah belajar tentang Islam?

Hayakawa: Aku telah membaca sebagian Quran tapi dalam terjemahan Jepang.

Dr. Zakir: Apa kau percaya Tuhan itu satu?

Hayakawa: Kemungkinan Tuhan itu satu. Tapi mungkin juga Tuhan ada banyak.

Dr. Zakir: Tidak bisa Tuhan lebih dari satu! Quran berfirman dalam surat Anbiyya[21]: 22, bahwa jika ada banyak Tuhan, mereka akan saling bertarung. Contohnya, bisakah ada 10 perdana mentri yang memerintah Jepang?

Hayakawa: Tapi dalam mitologi Yunani, ada banyak Tuhan.

Dr. Zakir: Ya memang, dalam mitologi Yunani dan juga dalam budaya Shinto.

Hayakawa: Kupikir bagus jika hanya ada satu Tuhan. Meski begitu, kenapa ajaran Islam tidak memasukkan metodologi sains terbaru dan sebagainya? Jadi kupikir harusnya ada nabi baru setelah nabi Muhammad s.a.w.

Dr. Zakir: Apa yang kurang dari kitab ini? Jika kitab ini mempunyai solusi bagi segala permasalahan umat manusia, kenapa kau ingin sesuatu yang baru? Sesuatu yang baru diperlukan jika kitab ini tidak memenuhi kebutuhan.

Hayakawa: Tapi tidak disebutkan baik dalam Quran ataupun hadits tentang larangan menggunakan senjata nuklir.

Dr. Zakir: Dalam Quran sudah disebutkan secara umum tentang seluruh senjata. Aku telah memberikannya contoh dari surat Hadid. Surat ini membicarakan tentang senjata secara keseluruhan. Ketika disebutkan senjata, maka ini termasuk semuanya. Tidak masuk akal jika disebutkan satu-satu misalnya: bom atom, bom hidrogen, bom nuklir, revolver, senapan mesin. Nanti akan setebal apa Al-Qur’an jadinya? Kita tidak akan punya waktu membacanya. Inilah hikmah dari Al-Qur’an. Quran itu singkat tapi jelas karena kitab ini diperuntukkan untuk orang-orang berakal.

Begitu juga dalam Quran surat Al-Mai’dah[5]: 32 disebutkan “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia...” namun tidak disebutkan, “Barangsiapa yang membunuh orang Cina, atau orang Jepang, atau orang Singapura, orang Malaysia, orang Indonesia, orang India, orang Pakistan, orang Amerika.” Kalau seperti itu nanti Quran akan jadi sangat tebal! Jadi apabila ada yang membunuh manusia manapun, maka berdosa. Jika ada yang bertanya, “Dimana dikatakan membunuh orang Jepang itu salah?” Apabila harus dituliskan orang Jepang juga, seberapa tebal jadinya kitab ini.

Hayakawa: Syukron.

Dr. Zakir: Syukron juga bagimu. Dan aku berdo’a agar Allah menuntunmu. Terima kasih banyak saudara.

YouTube Channel Lampu Islam: YouTube.com/c/LampuIslam
Instagram Lampu Islam: Instagram.com/LampuIslam (@lampuislam)
Page Facebook Lampu Islam: Facebook.com/LampuIslam  
Google + Lampu Islam: Plus.google.com/+LampuIslam