logo blog

Gadis Jepang Baru Berani Bersyahadat di Acara Dr. Zakir Naik

 
Alhamdulillah, seorang gadis asal Jepang bernama Chi Natsuyama yang merupakan seorang karyawati dari sebuah perusahaan mengucapkan syahadat di sesi tanya-jawab dengan Dr. Zakir Naik ketika di Tokyo tanggal 8 Oktober 2015. Chi Natsuyama mengatakan bahwa sebenarnya dia sudah sejak lama percaya kepada Nabi Muhammad dan Allah subhanahu wa ta’ala, namun dirinya belum berani bersyahadat. Akhirnya setelah Dr. Zakir Naik memberikan dorongan padanya, Chi Natsuyama mengucapkan syahadat dituntun oleh Dr. Zakir Naik. Bagi para pembaca yang ingin menonton video dialog antara Natsuyama dengan Dr. Zakir Naik sampai dengan prosesi syahadatnya, bisa dengan mengklik link berikut: Gadis Jepang Mendapat Hidayah di Acara Dr. Zakir Naik. Berikut ini transkrip percakapan antara Dr. Zakir Naik dengan Chi Natsuyama:


Natsuyama: Namaku Chi Natsuyama dari Tokyo.  Aku seorang pegawai dari sebuah perusahaan. Ceramahmu sangat mencerahkan sehingga aku jadi lebih paham, terima kasih banyak untuk itu.

Dr. Zakir: Sama-sama.

Natsuyama: Aku sangat menikmati penjelasanmu bahwa Tuhan telah mengutus para nabi, dimana 25 nabi disebutkan dalam Quran, sedangkan 124.000 nabi lainnya disebutkan dalam hadits namun tidak diketahui nama mereka. Meski begitu, para nabi dan wahyu yang telah diutus untuk membuat dunia menjadi lebih baik itu telah meninggal ribuan tahun yang lalu. Jadi setelah Nabi Muhammad s.a.w meninggal dunia, sekarang kita berada di dunia yang penuh kesulitan dan tantangan, ada peperangan, kelaparan, bahaya senjata nuklir, dan sebagainya. Singkatnya umat manusia berada dalam bahaya. Jadi pertanyaanku adalah, bisakah kau memberitahuku apakah tujuan Tuhan membawa umat manusia dalam peperangan?

Dr. Zakir: Saudari ini punya pertanyaan yang sangat bagus bahwa Tuhan telah mengutus para nabi dimana totalnya ada 124.000 nabi, dan yang terakhir adalah Muhammad s.a.w. Dalam 1.400 tahun terakhir telah banyak perubahan yang terjadi, sekarang peperangan terjadi, ada ancaman senjata nuklir, jadi sebenarnya apa yang sedang direncanakan Tuhan?

Tuhan tahu apa yang akan terjadi di masa depan dan semua ini sudah diprediksikan dalam hadits. Jika kau membaca hadits-hadits dari Rasulullah, sudah diprediksikan bagaimana dunia akan berakhir. Di antara tanda-tandanya adalah manusia akan saling berlomba-lomba untuk membangun gedung tinggi. Sekarang kita tahu bahwa gedung tertinggi di dunia adalah Burj Khalifa di Dubai. Yang kedua adalah Makkah Tower, dan ada satu lagi yang sedang dibangun.

Dan semua tanda-tanda akhir zaman ini sudah diprediksikan dalam Quran dan hadits sahih. Dan bahkan solusi atas semua permasalahan yang terjadi di dunia sekarang ini pun ada disana. Jadi itulah mengapa tidak dibutuhkan adanya nabi baru.

Dikatakan juga ketika tanda-tanda kiamat ini terjadi, umat Muslim harus berada dalam kebenaran dengan berpegang teguh pada Islam. Jadi kami sebagai Muslim juga sudah tahu bahwa seluruh dunia akan menentang kami. Semua ini sudah diprediksi oleh Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam sehingga tidak diperlukan datangnya nabi baru. Ini karena Nabi Muhammad adalah nabi terakhir dan penutup, sehingga semua petunjuk yang dibutuhkan manusia sudah tertera lengkap dalam Quran.

Sekarang yang harus kita lakukan adalah mengikuti Quran, tidak peduli apa yang sedang terjadi di dunia ini, entah itu baik atau buruk. Tuhan tidak akan bertanya pada kita, “Kenapa ada orang yang saling bunuh-bunuhan?” Yang akan Tuhan tanyakan padamu adalah, “Apakah kau membunuh orang yang tak bersalah?” atau “Apakah kau mencoba untuk menghentikan mereka?” Jadi kita harus mengikuti petunjuk dalam Quran dan hadits sahih untuk lulus dalam ujian kehidupan di dunia ini.

Saudari apakah kau telah membaca tentang Islam atau pernahkah kau mendengar dari teman-temanmu apapun tentang Islam?

Natsuyama: Sedikit.

Dr. Zakir: Jadi dari apa yang kau dengar, apakah kau menyukainya dan setuju dengannya?

Natsuyama: Ya.

Dr. Zakir: Kalau begitu, apa kau percaya Tuhan hanya satu?

Natsuyama: Ya, Tuhan hanya satu.

Dr. Zakir: Apa kau percaya nabi Muhammad adalah utusan Tuhan?

Natsuyama: Percaya.

Dr. Zakir: Jadi saudari, ini adalah dua persyaratan utama bagi siapapun untuk masuk Islam.

Natsuyama: Ya, pada dasarnya aku sudah percaya pada dua hal itu.

Dr. Zakir: Jika kau mempercayainya, menurutku kau sudah menjadi Muslim.

Natsuyama: Ya, aku mengerti. Aku sudah tahu kalau sebenarnya aku telah menjadi Muslim.

Dr. Zakir: Apakah kau baru saja yakin dengan Islam ketika datang ke ceramah ini atau...

Natsuyama: Aku sudah percaya pada dua hal itu sejak dulu, tapi belum bersyahadat.

Dr. Zakir: Jadi apakah kau mau bersyahadat?

Natsuyama: Aku akan memikirkannya.

Dr. Zakir: Jika kau percaya pada dua hal ini selama bertahun-tahun, yaitu bahwa Tuhan itu satu, dan kau percaya Nabi Muhammad adalah nabi-Nya, maka kau harus menerimanya dan kemudian lanjutkan dengan mengucapkan syahadat.

Natsuyama: Ya, memang seharusnya begitu. Aku rasa inilah masalah yang menjauhkan antara aku dengan Tuhanku.

Dr. Zakir: Jika kau percaya bahwa Tuhan hanya satu dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya, kesempatanmu untuk semakin belajar dan taat pada ajaran Islam semakin besar, tapi kau juga harus setuju dan mengucapkan syahadat, itu penting. Karena dengan mengucapkan syahadat, maka keimanan dan keyakinanmu terhadap Islam semakin bertambah sehingga lebih mudah bagimu untuk menjalankan Islam. (Untuk mengetahui mengapa penting bagi seorang muallaf untuk mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan publik, silahkan baca transkrip dialog antara Dr. Zakir Naik dengan seorang pemuda Jepang Seki disini: Pemuda Jepang Menjadi Muallaf Setelah Diskusi dengan Dr. Zakir Naik).

Natsuyama: Aku percaya Tuhan akan mengadiliku pada akhirnya.

Dr. Zakir: Tentu.  Jadi insya Allah aku berdo’a agar Tuhan memberimu hidayah. Tapi jika kau sudah yakin pada kedua hal ini, artinya kau sudah menjadi Muslim.

Natsuyama: Ya.

Dr. Zakir: Keduanya adalah persyaratan paling minimal. Jika kau percaya pada dua hal ini, kau telah menjadi Muslim. Kau tidak perlu mengucapkan syahadatnya secara terang-terangan, cukup hanya antara dirimu dengan Allah. Tapi biasanya jika kau menyatakannya di hadapan publik, akan lebih mudah bagimu untuk menjalankan Islam. Jadi apakah kau mau mengucapkannya dalam bahasa Arab?

Natsuyama: Ya.

(Kemudian Dr. Zakir Naik menuntun Chi Natsuyama untuk mengucapkan dua kalimat syahadat)

Dr. Zakir: Kami berdo’a kepada Allah s.w.t semoga Dia memasukkanmu ke dalam surga, dan semoga melaluimu Allah menuntun orang-orang Jepang lainnya ke dalam Islam, insya Allah. Dan aku meminta kepada para relawan Muslim, jika bisa kalian catat nomor telponnya, sehingga kalian bisa berhubungan dengannya. Dan jika dia ada pertanyaan seputar Islam atau kesulitan, kalian bisa menolongnya.

YouTube Channel Lampu Islam: YouTube.com/c/LampuIslam
Instagram Lampu Islam: Instagram.com/LampuIslam (@lampuislam)
Page Facebook Lampu Islam: Facebook.com/LampuIslam  
Google + Lampu Islam: Plus.google.com/+LampuIslam