logo blog

Pendapat Dr. Zakir Naik Agar Umat Manusia Bisa Bersatu

 
Seorang karyawati asal Jepang bernama Miki Nizunima bertanya kepada Dr. Zakir Naik bagaimana caranya agar umat manusia yang berada di dunia bisa bersatu dan hidup dengan harmonis tanpa ada perang. Lampu Islam sendiri sudah mengupload video tanya-jawab antara Dr. Zakir Naik dengan karyawati tersebut di YouTube. Bagi teman-teman yang ingin langsung menontonnya, bisa dengan mengklik link berikut: Bagaimana Cara Agar umat Manusia Bisa Bersatu? - Dr. Zakir Naik. Berikut ini adalah transkrip tanya-jawab antara Dr. Zakir Naik dengan Miki:

  
Miki: Namaku Miki Nizunima dan tinggal di Tokyo. Aku seorang karyawati dari sebuah perusahaan. Aku ingin bertanya bagaimana caranya agar umat manusia bisa menjadi dekat dan hidup harmonis. Misalnya bagaimana caranya kita mempersatukan orang-orang di Timur Tengah dengan orang-orang Barat? Karena seperti yang kita lihat tampak bahwa umat manusia terpecah-pecah menjadi berbagai suku, sehingga mereka memiliki pandangan berbeda satu sama lain.

Dr. Zakir: Saudari mengajukan pertanyaan yang bagus terkait dengan bagaimana kita bisa mempersatukan umat manusia, yaitu antara orang Barat dan orang Timur. Dan jawabannya adalah sebagaimana firman Allah dalam surat Hujurat[49]: 13, “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Dalam ayat ini diterangkan bahwa semua manusia mempunyai satu nenek moyang yang sama, yaitu Adam dan Hawa. Dan kita diciptakan dengan berbagai jenis suku, ras, warna kulit, dimaksudkan agar kita saling mengenal satu sama lain dan menjadi akrab, bukan agar kita saling membenci.

Dan satu-satunya cara manusia bisa dipersatukan adalah dengan beriman pada satu Pencipta yang sama yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Jika semua umat manusia, entah mereka yang hidup di timur tengah, di Barat, Jepang, Arab Saudi, Amerika, semuanya beriman pada satu Pencipta yang sama (Tuhan Yang Maha Esa), dengan begitulah kita bisa bersatu di bawah bendera yang sama.

Aku ingin memberikan contoh, misalnya kita mempunyai seorang bos yang sama. Kau tahu, di Jepang banyak perusahaan yang punya karyawan dari berbagai belahan dunia. Semua karyawan tersebut percaya pada satu bos yang sama, sehingga mereka mengikuti kode etik yang sama. Kau tahu, Sony adalah perusahaan besar. Mereka punya cabang di India, di Amerika, di Inggris, dan berbagai negara di dunia dengan puluhan ribu karyawan. Semua karyawan itu mengikuti kode etik yang sama. Jadi apapun yang dikatakan oleh sang bos, mereka mengikutinya.

Begitu juga, jika kau beriman pada Pencipta yang satu yaitu Tuhan Yang Maha Esa, kita semua akan bersatu. Karena jika kita patuh dan tunduk hanya pada satu Tuhan, kita akan melakukan hal yang sama. Apabila seluruh umat manusia setuju bahwa Pencipta kita itu satu dan mematuhi aturan-Nya, maka mayoritas dari permasalahan-permasalahan yang ada di dunia akan terselesaikan.

Dan aturan dari Tuhan yang diberikan kepada manusia adalah Quran. Kitab ini adalah wahyu terakhir dan penutup yang diberikan kepada nabi terakhir dan penutup Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam. Quran merupakan aturan dan petunjuk bagi umat manusia. Ini adalah kode etik yang universal.

Di zaman sekarang, ada sekitar 2 milyar Muslim. Sekitar 30 persen dari populasi dunia adalah Muslim. Tidak peduli apakah mereka tinggal di Jepang, India, Pakistan, Arab Saudi, atau Inggris, mereka punya aturan yang sama. Bahkan ketika ceramah disini, aku tidak mengenal semua orang disini, kecuali hanya satu atau dua orang saja. Namun ketika datang waktunya shalat, kami semua pergi bersama-sama untuk shalat sehingga tali persaudaraan di antara kami semakin erat. Hal ini dikarenakan kami punya bos yang sama.

Oleh karenanya saudari, apa kau percaya Tuhan itu satu?

Miki: Aku percaya pada teman kerjaku.

Dr. Zakir: Teman itu berbeda. Sesama teman bisa saling bertengkar. Saudari, jika kau percaya pada kesatuan, kau harus percaya pada Sang Pencipta, karena sesama teman bisa saling bertengkar. Jadi aku meminta saudari untuk membaca terjemahan Quran dalam bahasa Jepang, dan agar beriman pada Tuhan yang Esa, sehingga kita bisa berada dalam satu keluarga. Jika kau ingin persatuan, maka kau harus datang kepada persatuan itu.

YouTube Channel Lampu Islam: YouTube.com/c/LampuIslam
Instagram Lampu Islam: Instagram.com/LampuIslam (@lampuislam)
Page Facebook Lampu Islam: Facebook.com/LampuIslam  
Google + Lampu Islam: Plus.google.com/+LampuIslam