logo blog

Posisi Tidur Miring Ke Kanan, Posisi Tidur yang Dicontohkan oleh Rasulullah


Posisi tidur ke kanan adalah posisi tidak paling baik diantara posisi tidur lainnya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَنِ 

“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

Jadi, ketika tidur kita (umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam) disunnahkan untuk tidur miring ke kanan.

Tidur miring ke kanan juga lebih sehat dibanding posisi tidur lainnya. Mengapa demikian? Mari kita ulas dibawah ini.

1. Ukuran paru-paru sebelah kanan lebih besar dari dari sebelah kirinya
Bronkus sebelah kanan posisinya menyamping sehingga lendir mudah dikeluarkan, sedangkan bronkus sebelah kiri posisinya vertikal sehingga sulit dikeluarkan. Jadi, tidur sebelah kanan membantu mengeluarkan lendir yang terdapat didalam paru-paru.

2. Beban jantung
Jantung manusia terletak di dalam dada sebelah kiri. Jadi ketika kita tidur ke kanan otomatis jantung kita tidak akan terbebani karena posisi jantung berada di sebelah kiri.

3. Lambung
Posisi ujung katup keluaran usus yang ada dilambung terdapat diarah kanan bawah. Oleh karena itu jika tidur disebelah kiri akan menghambat proses pengeluaran chime (makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung). Hambatan ini dapat menyebabkan erosi pada dinding lambung karena meningkatnya akumulasi asam. Selain itu, dikarenakan terjadinya erosi dinding lambung dekat pylorus, cairan usus yang bersifat basa bisa kembali menuju lambung.

Jadi, kesimpulannya...
Tidur miring ke kanan adalah posisi tidur terbaik. Oleh karena itu, belajarlah untuk membiasakan diri tidur miring ke kanan.